Wali Kota Dedy Wahyudi Imbau ASN dan Siswa Belajar dari Rumah

  • https://vpsforexindonesia.com/
  • https://vpsforexindonesia.com/
Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi

Bengkulu, Inspirasinews.co.id – Menanggapi krisis kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Provinsi Bengkulu, khususnya Kota Bengkulu, Walikota Dedy Wahyudi mengambil langkah cepat untuk meminimalisir dampaknya terhadap aktivitas masyarakat.

Kekurangan pasokan BBM ini mengakibatkan terganggunya mobilitas warga menuju tempat kerja, sekolah, rumah sakit, dan berbagai kegiatan harian lainnya akibat terbatasnya transportasi.

Sebagai respons atas situasi tersebut, Walikota Dedy menerbitkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2025. Dalam surat tersebut, disampaikan sejumlah kebijakan strategis guna mengurangi antrean panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) serta membantu warga tetap produktif di tengah keterbatasan.

Kebijakan pertama adalah penerapan sistem kerja dari rumah (Work From Home/WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Tidak Tetap (PTT), dan PPPK di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.

“Saya Dedi Wahyudi, Walikota Bengkulu, merespon kondisi kelangkaan BBM dan banyaknya antrean panjang di SPBU. Maka itu, pemerintah kota menerapkan WFH bagi ASN, PTT dan PPPK di lingkungan Pemkot. Tidak usah ikut antrean panjang karena besok diliburkan. Cukup bekerja di rumah,” ujar Dedy Wahyudi.

Kebijakan kedua menyasar sektor pendidikan. Sekolah dasar dan menengah pertama, baik negeri maupun swasta, yang siswanya telah menyelesaikan ujian, dianjurkan untuk melakukan pembelajaran secara daring dari rumah.

“Anak sekolah SD dan SMP yang muridnya telah selesai ujian diimbau untuk belajar di rumah atau daring,” tambahnya.

Di sisi lain, Pemerintah Kota juga meminta SPBU untuk tidak melayani pembelian BBM menggunakan jerigen. Kebijakan ini dimaksudkan untuk mencegah praktik penimbunan dan mempercepat pelayanan bagi kendaraan umum.

Sebagai bentuk kehadiran pemerintah di lapangan, Dedy juga mengerahkan personel Satpol PP dan Tagana untuk membantu pengaturan antrean serta menyediakan air mineral bagi warga yang menunggu di SPBU.

“Inilah bentuk hadirnya pemerintah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia meminta masyarakat bersabar dan memberi waktu kepada pemerintah untuk menyelesaikan akar persoalan, yakni pendangkalan alur laut di Pelabuhan Pulau Baai yang menjadi penghambat distribusi BBM ke Bengkulu.

“Tetap bersabar, kondisi ini karena memang pendangkalan alur. Mari kita perbanyak doa kepada Allah SWT agar masalah ini segera selesai,” pungkasnya.

Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © INSPIRASINEWS 2025

Category
Article Type