Bengkulu Selatan, Inspirasinews.co.id – Dalam upaya mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah maraknya aksi unjuk rasa (unras) yang dilakukan sejumlah ormas, LSM, dan OKP di Kabupaten Bengkulu Selatan, tokoh pemuda dan perwakilan organisasi kepemudaan menyatakan sikap tegas menolak tindakan provokatif dan mendukung penuh langkah Polri dalam menjaga stabilitas wilayah.
Tokoh pemuda Bengkulu Selatan, Febri, menyampaikan bahwa penting bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak terprovokasi oleh kelompok-kelompok yang dapat memicu konflik sosial.
“Saya, Febri, sebagai tokoh pemuda masyarakat Bengkulu Selatan, menyatakan menolak keberadaan kelompok maupun individu yang dapat mengganggu situasi kamtibmas di daerah ini. Kami mendukung sepenuhnya Polri dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Provinsi Bengkulu, terutama di Kabupaten Bengkulu Selatan,” ujar Febri dalam pernyataannya, Selasa (22/7).

Sikap senada juga ditegaskan oleh Ketua Organisasi Pemuda Kutau (OPEK) Bengkulu Selatan, Todi Haryanto Djali. Ia menyampaikan komitmen organisasinya dalam menjaga ketertiban dan mendukung langkah-langkah aparat penegak hukum.
“Saya, Todi Haryanto Djali, Ketua OPEK Bengkulu Selatan, menyatakan sikap menolak kelompok atau individu yang berpotensi mengganggu kamtibmas di Kabupaten Bengkulu Selatan. Kami mendukung penuh Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Provinsi Bengkulu,” katanya.
Pernyataan kedua tokoh pemuda ini menjadi bagian dari gerakan cipta kondisi (cipkon) yang digagas oleh berbagai elemen masyarakat untuk mencegah terjadinya konflik horizontal serta menjaga kondusivitas sosial dan hukum di tengah meningkatnya intensitas penyampaian aspirasi publik.
Pewarta: Agusian
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © INSPIRASINEWS 2025

