Inspirasinews.co - Gubernur Bengkulu, Dr.H.Rohidin Mersyah menerima audiensi seluruh perwakilan Forum Organisasi Kepemudaan (OKP) Nasional Cabang Bengkulu. Salah satunya Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Bengkulu di ruang rapat lantai III Pemda Provinsi Bengkulu, Rabu (29/1/2020).
Pada pertemuan itu, Gubernur Rohidin meminta pada organisasi kepemudaan yang tergabung dalam KNPI Provinsi Bengkulu “Satu”. Tidak ada lagi yang mengakui, ada Organisasi KNPI yang lain seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya, saya ingin pemuda Bengkulu bersatu. Gubernur berharap kepada Sekretaris Karateker DPD KNPI Dedi Haryadi yang sudah mendapat mandat dari Pengurus Pusat, agar secepatnya dilaksanakan Musyawarah Daerah (Musda), sebelum kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo tiba di Provinsi Bengkulu, tanggal 5 Februari mendatang.

“Saya berharap kepada seluruh teman-teman dari Organisasi Forum Kepemudaan yang selama ini sudah tergabung dalam KNPI Provinsi Bengkulu, agar di bentuk menjadi satu. Tidak ada lagi lembaga KNPI yang lain. Karena di Provinsi Bengkulu selama dua tahun ini vakum. Saya sangat perihatin, jika lembaga KNPI yang sudah di akui secara legal oleh pemerintah, tetapi tidak di jalankan dengan baik. Lembaga yang legalitasnya jelas. Apalagi KNPI wajib untuk di anggarkan melalui sumber dana APBD setiap tahunnya dari pemerintah daerah”, jelas Gubernur Rohidin memberikan suport untuk bersatu dalam kemajuan bersama.
Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu saat ini jelas Gubernur Rohidin, ingin agar lembaga KNPI bisa merangkul beberapa teman-teman OKP, supaya kembali bersatu untuk menjalankan aktivitasnya sebagai organisasi yang legal. Dirinya dapat memastikan, kalau KNPI bersatu, baik di provinsi/kota dan kabupaten, tentu KNPI di Provinsi Bengkulu sudah memiliki gedung untuk kantor sendiri.
“Jika KNPI Provinsi Bengkulu sudah resmi dikukuhkan dan selesai Musda, Insya Allah pada anggaran perubahan tahun ini nanti kita anggarkan”, ungkap Gubernur Rohidin.

Sementara itu, Syarif Ahmad yang kini menjabat sebagai Karateker KNPI Provinsi Bengkulu melalui sekretarisnya. Dedi Hariadi mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan mandat dari KNPI Pusat, untuk melanjutkan Musda KNPI Bengkulu yang sempat Deatloc .
“Rencananya, Musda itu akan di gelar pada tanggal 8-9 Februari 2020, yang akan di gelar di gedung Bapelkes Provinsi Bengkulu. Ini tentunya sudah mendapat kesepakatan dari 34 OKP yang hadir pada Rabu tadi”, jelasnya.
Seperti arahan Gubernur Rohidin Mersah, dirinya juga sepakat untuk segera melakukan rekonsiliasi dan konsesi untuk bersatunya seluruh OKP yang ada. Tentunya ini untuk kemajuan dan persatuan Provinsi Bengkulu.
“Tentunya ini sesuai semangat yang dibangun oleh Pemerintah Jokowi, melalui Gubernur DR H Rohidin Mersyah demam membangun dan mensejahterahkan rakyat”, ungkap Dedi Hariadi yang diberikan mandat penuh untuk mengelar Musda secepatnya, sebelum Presiden RI Joko Widodo menyambangi Bumi Rafflesia . (Rls)


