Bengkulu, Inspirasinews.co.id - Thoriqot Shiddiqiyyah menjadi salah satu kelompok keagamaan yang berkembang dan bertahan di Provinsi Bengkulu sejak berdiri pada 1997. Organisasi ini diprakarsai oleh Kyai Piyatno setelah menamatkan pendidikan pesantrennya di Banyuwangi, Jawa Timur. Kelompok tersebut berpusat di Desa Abu Sakim, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, dan hingga kini masih aktif menggelar berbagai kegiatan keagamaan.
Kyai Piyatno Ilyas, yang kini menjabat sebagai Pimpinan Thoriqot Shiddiqiyyah Provinsi Bengkulu, menyatakan bahwa kelompok ini sejak awal didirikan dengan tujuan memperkuat spiritualitas masyarakat dan memperluas manfaat sosial.
“Kami ingin menghadirkan ruang ibadah, ruang untuk belajar agama, dan ruang saling membantu sesama. Itu yang sejak awal menjadi prinsip kami,” ujar Kyai Piyatno saat ditemui di markas Thoriqot Shiddiqiyyah di Desa Abu Sakim.
Markas Sederhana, Aktivitas Padat
Markas Thoriqot Shiddiqiyyah berupa sebuah rumah sederhana yang ditempati Kyai Piyatno. Tempat tersebut menjadi pusat kegiatan jamaah, mulai dari kajian agama, pengobatan ruqiyah, hingga zikir bersama. Rumah ini juga menjadi titik berkumpulnya para pengikut yang datang dari berbagai daerah.
“Walau tempatnya sederhana, aktivitas keagamaan berjalan setiap hari. Banyak jamaah yang datang bukan hanya untuk zikir, tetapi juga mencari bimbingan dan penguatan spiritual,” tambah Kyai Piyatno.
Jamaah Mencapai 1.000 Orang
Jumlah pengikut Thoriqot Shiddiqiyyah di Bengkulu diperkirakan mencapai sekitar 1.000 orang. Para jamaah tersebar di beberapa wilayah, antara lain Kabupaten Bengkulu Utara—khususnya Kecamatan Putri Hijau dan Padang Jaya—serta Kabupaten Seluma, Mukomuko, dan Kota Bengkulu.
Aktivitas rutin digelar setiap malam berupa zikir berjamaah di markas pusat Desa Abu Sakim. Selain itu, organisasi ini memiliki tradisi tahunan setiap 17 Agustus dengan membangun satu rumah bagi fakir miskin sebagai bentuk syukur atas kemerdekaan Indonesia.
“Tradisi membangun satu rumah untuk warga kurang mampu setiap 17 Agustus sudah kami lakukan bertahun-tahun. Ini cara kami bersyukur sekaligus membantu sesama,” kata Kyai Piyatno.
Profil Pimpinan: Kyai Piyatno Ilyas
Sebagai tokoh utama organisasi, Kyai Piyatno memiliki latar belakang pendidikan agama dari pesantren di Banyuwangi. Berikut identitas singkatnya:
Nama: Piyatno Ilyas
Tempat, tanggal lahir: Pematang Siantar, 1 Januari 1971
Pekerjaan: Swasta
Alamat: Desa Abu Sakim, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah
Di bawah kepemimpinannya, Thoriqot Shiddiqiyyah terus mempertahankan kegiatan keagamaan sembari memperluas jangkauan sosial. Pemerintah daerah pun berharap, kelompok keagamaan seperti ini dapat mendukung harmonisasi masyarakat dan memperkuat nilai keagamaan di Bengkulu.

