Pemda Provinsi Bengkulu Kunjungi Rumah Duka Korban Luapan Sungai Kemaceak di Kabupaten Lebong

  • https://vpsforexindonesia.com/
  • https://vpsforexindonesia.com/
.

Lebong, Inspirasinews.co.id – Musibah banjir akibat meluapnya aliran Sungai Kemaceak yang melintasi wilayah Desa Lemeu, Kecamatan Uram Jaya, Kabupaten Lebong, pada Senin sore (4/5), telah menelan korban jiwa. Tiga putra-putri tercinta Kabupaten Lebong meninggal dunia, sementara beberapa lainnya berhasil diselamatkan.

Menanggapi peristiwa tragis tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, H. Zulhendri, S.Sos., M.Pd., menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa anak-anak Kabupaten Lebong. Dalam kunjungannya ke rumah duka, ia menyampaikan belasungkawa atas nama Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Gubernur Bengkulu.

“Sebagai bentuk bela sungkawa, Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui saya atas nama Gubernur Bengkulu serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas terjadinya musibah meluapnya aliran Sungai Kemaceak yang menyebabkan meninggalnya tiga putra-putri Kabupaten Lebong. Kami menghimbau kepada kepala sekolah dan dewan guru agar lebih mengawasi kegiatan anak didik di luar jam sekolah, terutama saat liburan. Selalu diingatkan agar siswa-siswi berhati-hati dalam setiap aktivitasnya. Semoga semua korban yang meninggal dunia ditempatkan di tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ungkap Zulhendri dengan nada penuh kesedihan. Selasa (5-5-2026)

.

Selain itu, Kepala Cabang Dinas SMA dan SMK Wilayah V Muara Aman, Dekky Yogie Azhar, S.Sos., M.Pd., turut hadir di rumah duka dan menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi. Menurutnya, kehadiran Pemda provinsi memberikan dorongan moral bagi keluarga korban dan warga terdampak. “Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Provinsi yang telah hadir ke rumah duka. Kehadiran dan perhatian Pemda insya Allah dapat meringankan beban keluarga korban dan memberikan semangat bagi warga yang terdampak musibah ini,” katanya.

Peristiwa luapan Sungai Kemaceak menelan korban jiwa yang berjumlah tiga orang, yaitu Aulia Febriyani (Lia), Hanifa Al Maq (Vira), dan Al Fahri Ramadhani (Fahri). Sementara lima korban lainnya berhasil diselamatkan dan dalam kondisi selamat, yaitu Salsa Cahya Ramadhani, Tegar Keanu A. Qayyum, Carysa, Farhan Novendri, dan Najwa Assyifa. Sumber: portalbermano.com

Musibah ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, terutama bagi anak-anak yang sering bermain di sekitar aliran sungai. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap aktivitas siswa, tidak hanya di lingkungan sekolah tetapi juga di luar jam pelajaran, khususnya pada masa liburan dan kegiatan di area rawan bencana.

Sementara itu, warga Desa Lemeu dan keluarga korban masih berduka atas kehilangan tiga anak yang meninggal. Dukungan moral dan perhatian dari pemerintah diharapkan dapat membantu mereka melewati masa duka ini. Pihak sekolah dan guru pun diingatkan untuk terus memberikan pendidikan keselamatan kepada siswa, agar tragedi serupa tidak terjadi di masa mendatang.

Peristiwa luapan Sungai Kemaceak menjadi pengingat bahwa keselamatan anak-anak harus selalu menjadi prioritas. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan dan pendidikan keselamatan di seluruh sekolah wilayahnya, memastikan setiap siswa dapat belajar dan bermain dengan aman. (Erwin)

Category
Article Type