Inspirasinews.co.id - Antrian panjang di SPBU yang terus terjadi di Kota Sungai Penuh akhirnya menimbulkan dugaan yang serius di kalangan masyarakat. Para pengemudi yang kesal dengan antrian yang tak kunjung berkurang, mulai mengungkapkan kecurigaan mereka terhadap adanya aktivitas lansir BBM bersubsidi oleh oknum pengendara mobil untuk kegiatan tertentu.
Hal ini dibuktikan dengan kesaksian Mata Hati, salah satu pengemudi yang mengeluhkan antrian yang begitu panjang hingga harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan minyak bersubsidi. Dirinya menyatakan bahwa di daerah lain, seperti di daerah Bangko, hanya butuh dua menit saja untuk mendapatkan minyak bersubsidi, namun di Kota Sungai Penuh harus menunggu berjam-jam.
Dugaan tersebut semakin kuat ketika Mata Hati mengungkapkan bahwa dirinya menduga ada mobil yang melangsir minyak, sehingga membuat kesulitan bagi masyarakat lain yang membutuhkan minyak untuk keperluan pribadi. Hal ini juga dikeluhkan oleh masyarakat lain yang mengalami kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi.
Antrian panjang yang terjadi di SPBU di Kota Sungai Penuh juga membuat banyak pengemudi merasa penat dan menyita waktu yang tidak sedikit. Mata Hati meminta kepada aparat penegak hukum dan pemerintah setempat untuk mengambil tindakan tegas terhadap antrian yang terjadi saat ini. Hal ini dilakukan untuk menghindari kecurangan dalam perolehan dan penggunaan BBM bersubsidi, khususnya jenis pertalit dan Solar.
Mata Hati berharap agar masyarakat tidak lagi kesulitan dalam mendapatkan BBM bersubsidi dan antrian panjang yang terjadi dapat segera teratasi. Selain itu, perlu ada pengawasan yang ketat terhadap aktivitas lansir BBM bersubsidi oleh oknum pengendara mobil agar tidak ada lagi kecurangan yang merugikan masyarakat. (Phl)

