Bengkulu Utara, Inspirasinews.co.id - Forum Masyarakat Desa Serangai, Kecamatan Batik Nau, Kabupaten Bengkulu Utara, menyatakan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sebagai bagian dari upaya menciptakan iklim investasi yang aman, nyaman dan kondusif di daerah tersebut.
Komitmen itu disampaikan sebagai bentuk dukungan masyarakat terhadap program pembangunan pemerintah, khususnya upaya mendorong pertumbuhan ekonomi melalui investasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
Forum Masyarakat Desa Serangai menilai stabilitas keamanan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan kepercayaan bagi investor untuk menanamkan modal dan mengembangkan usaha di suatu daerah.
Perwakilan Forum Masyarakat Desa Serangai mengatakan masyarakat siap berperan aktif menjaga kondusivitas lingkungan dengan mengedepankan musyawarah serta penyelesaian persoalan secara kekeluargaan.
"Kami menginginkan Desa Serangai menjadi wilayah yang aman, nyaman dan kondusif sehingga mampu menarik minat investor untuk mengembangkan potensi daerah. Kehadiran investasi yang bertanggung jawab diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bengkulu Utara," ujar perwakilan forum.
Menurutnya, komunikasi dan koordinasi antara masyarakat, pemerintah daerah, aparat keamanan serta pemangku kepentingan lainnya perlu terus diperkuat untuk menciptakan kepastian hukum dan ketertiban di tengah masyarakat.
Forum juga mengajak masyarakat menghindari tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan maupun aktivitas ekonomi. Kondisi lingkungan yang aman dinilai akan memberikan ruang bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk menjalankan aktivitas secara lebih optimal.
Desa Serangai yang berada di kawasan pesisir Kecamatan Batik Nau memiliki potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang cukup besar. Potensi tersebut dinilai dapat dikembangkan melalui investasi yang memperhatikan pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara juga telah mengusulkan kawasan di Kecamatan Batik Nau sebagai salah satu lokasi pengembangan sektor perikanan melalui program Kampung Nelayan Merah Putih. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat perekonomian masyarakat pesisir.
Forum Masyarakat Desa Serangai berharap investasi yang masuk ke wilayah tersebut tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan, menjaga kelestarian lingkungan dan melibatkan masyarakat lokal.
"Investasi yang masuk harus memberikan manfaat bagi masyarakat dan tetap memperhatikan lingkungan. Kami berharap masyarakat lokal dapat dilibatkan sehingga pembangunan yang berjalan benar-benar memberikan dampak positif bagi desa," kata perwakilan forum.
Dengan keterlibatan masyarakat, pemerintah dan aparat keamanan, forum menilai investasi dapat berkembang dalam suasana yang kondusif sekaligus mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Komitmen menjaga kamtibmas tersebut juga sejalan dengan upaya kepolisian bersama masyarakat di wilayah Kecamatan Batik Nau. Kegiatan pembinaan dan sambang masyarakat dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan serta mendukung kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi.

