Bengkulu, Inspirasinews.co.id – Yayasan Imam Syafi’i Bengkulu mengajak masyarakat untuk memperkuat nilai toleransi dan persatuan selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sebagai bagian dari upaya menjaga keharmonisan sosial.
Ketua Yayasan Imam Syafi’i Bengkulu Pebrian Syaferi mengatakan, Ramadan merupakan momentum penting untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus mempererat ukhuwah di tengah masyarakat.
“Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk membersihkan hati, memperbaiki niat, serta meningkatkan kepedulian sosial dan toleransi antarumat beragama,” ujar Pebrian.
Ia menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan menghindari berbagai bentuk provokasi yang dapat memicu konflik di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Marilah kita bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan serta menolak segala bentuk provokasi yang dapat memecah belah masyarakat,” katanya.
Menurut dia, tantangan sosial yang semakin kompleks menuntut peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi yang aman, damai, dan kondusif.
Selain itu, yayasan juga mengajak masyarakat untuk menolak paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme, serta memperkuat nilai kebersamaan melalui peningkatan silaturahmi dan kepedulian sosial.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mempererat hubungan sosial dan meningkatkan kepedulian kepada sesama agar suasana Ramadan berjalan damai dan penuh keberkahan,” ujar Pebrian.
Dengan semangat tersebut, diharapkan masyarakat Bengkulu dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang serta terus menjaga kerukunan dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

