Jakarta, Inspirasinews.co.id – Minuman milk tea atau teh susu kini menjelma menjadi salah satu minuman favorit masyarakat, khususnya kalangan muda. Cita rasa manis yang memanjakan lidah, berpadu dengan tekstur topping seperti boba dan puding, menjadikan milk tea sebagai pilihan minuman menyegarkan. Namun di balik kelezatannya, milk tea menyimpan potensi risiko kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan.
Kandungan Nutrisi dalam Milk Tea
Dalam satu cangkir milk tea, setidaknya terdapat beberapa kandungan nutrisi seperti:
-
3,8 gram protein
-
144 mg kalsium
-
218 mg kalium
-
118 mg fosfor
-
22 mg kafein
-
17 mg magnesium
Tak hanya itu, teh dalam milk tea juga mengandung polifenol, antioksidan yang berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh dan mencegah kerusakan sel.
Manfaat Milk Tea Bila Dikonsumsi Secara Bijak
Menurut pakar gizi klinik dari Jakarta, dr. Ayu Kartika, milk tea sebenarnya bisa memberikan manfaat positif bila dikonsumsi tanpa tambahan gula atau topping berlebihan.
"Teh mengandung polifenol yang bersifat antioksidan dan antiinflamasi. Sementara susu memberikan asupan kalsium dan protein yang baik untuk tulang dan otot," ujar dr. Ayu, Rabu (19/6/2025).
Beberapa manfaat milk tea yang dapat dirasakan antara lain:
-
Membantu mengontrol tekanan darah dan gula darah
-
Meningkatkan energi dan konsentrasi
-
Menjaga kepadatan tulang
Bahaya Konsumsi Berlebihan Milk Tea
Sayangnya, popularitas milk tea kerap dibarengi dengan kebiasaan konsumsi berlebihan. Dalam satu gelas besar milk tea ukuran 700 ml, kandungan gula dapat mencapai 47 gram, hampir menyentuh batas konsumsi harian gula yang disarankan Kementerian Kesehatan, yakni 50 gram per hari.
Berikut adalah risiko kesehatan yang bisa ditimbulkan:
-
Kerusakan Gigi
Kandungan gula yang tinggi mempercepat pembentukan asam oleh bakteri mulut yang menyebabkan gigi berlubang. -
Sembelit
Lemak jenuh tinggi dan minimnya serat dapat memperlambat proses pencernaan, menyebabkan konstipasi. -
Obesitas
Kandungan kalori tinggi tanpa pembakaran optimal meningkatkan risiko kelebihan berat badan. -
Diabetes
Konsumsi gula berlebih mempercepat resistensi insulin dan berpotensi menimbulkan diabetes tipe 2.
Tips Aman Menikmati Milk Tea
Agar tetap bisa menikmati milk tea dengan aman, pakar nutrisi menyarankan untuk:
-
Memilih ukuran kecil atau standar
-
Meminta versi rendah gula atau tanpa gula
-
Mengganti susu dengan alternatif rendah kalori seperti susu almond atau oat
-
Membatasi topping tinggi gula, dan memilih topping rendah kalori seperti cincau atau lidah buaya
"Menikmati milk tea boleh saja, tapi tetap dalam batas wajar. Kesadaran akan kandungan gula dan kalori penting agar tidak menimbulkan dampak jangka panjang," tutur dr. Ayu menambahkan.
Pewarta: Syafri Yantoni
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © INSPIRASINEWS 2025

