Inspirasinews.co.id - Pemerintah Desa Talang Leak 1, Kecamatan Bingin Kuning, Kabupaten Lebong, gelar titik nol pembangunan irigasi dan salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa untuk bulan Januari dan Februari tahun anggaran 2024, bertempat di kantor desa Talang Leak 1.
Dalam kesempatan itu Pjs Kades Pelabuhan Talang Leak Royen mengatakan, "Pada hari ini kami dari pemerintah desa Talang Leak 1 akan lakukan kegiatan titik nol pembangunan irigasi dan salurkan dana BLT - DD untuk bulan Januari dan bulan februari, Semoga dengan pembangunan irigasi ini dapat bermanfaat bagi para petani sehingga dapat meningkatkan hasil panennya, dan bagi masyarakat yang mendapat BLT semoga bantuan ini dapat membantu dalam memenuhi kubutuhan pokok sehari-hari dan dapat memenuhi kebutuhan rumah tangganya, terutama kepada para lansia," kata Royen (28/2/2024).
Royen menambahkan, pembangunan irigasi ini sepanjang 279 meter dengan pagu anggaran sebesar 245.000.000 dari anggaran dana desa dan khusus penyaluran BLT-Dana Desa di tahun anggaran 2024 ini akan kami berikan untuk bulan Januari dan bulan februari sebesar 600.000, sedangkan untuk penerima akan diberikan kepada 34 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) secara tunai". Ujar Royen

Dia melanjutkan, mereka yang menerima BLT dana desa ini tentunya sudah masuk kategori sesuai verfikasi yang dibentuk oleh Pemdes Talang Leak 1 melalui musyawarah desa.
Sementara kriteria untuk penerima BLT-DD adalah, warga miskin ekstrim, kehilangan mata pencaharian, mempunyai anggota keluarga yang rentan sakit menahun atau kronis atau difabel, keluarga yang tidak menerima bantuan sosial program keluarga harapan dan rumah tangga dengan anggota rumah tangga tunggal lanjut usia. Terang Royen
Sementara itu perwakilan camat kecamatan Bingin Kuning mengatakan, "Alhamdulillah pada hari ini pemdes Talang Leak 1 telah menyalurkan BLT dana desa untuk bulan Januari dan Februari, semoga para penerima manfaat BLT merasa terbantu dengan program pemerintah ini. tuturnya
"Selain itu, tujuan pemberian BLT sendiri adalah untuk menanggulangi kemiskinan yang ada di desa sekaligus pemulihan ekonomi berupa perlindungan sosial". Pungkasnya (Erwin)

