Lebong Tengah, Inspirasinews.co.id – Pemerintah Desa Suka Damai, Kecamatan Lebong Tengah, Kabupaten Lebong menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap pembangunan infrastruktur desa berupa rehabilitasi jalan lingkungan pada Senin (8/9/2025).
Kegiatan Monev tersebut dihadiri langsung oleh Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Suka Damai, Antomi, S.IP, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan adanya komitmen bersama dalam memastikan program pembangunan desa berjalan dengan baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Dalam keterangannya, Pjs Kades Antomi, S.IP menjelaskan bahwa kegiatan monitoring ini difokuskan pada dua titik pembangunan jalan lingkungan yang dibiayai melalui Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025. Pertama, rehabilitasi jalan lingkungan di Dusun I dengan panjang 241 meter yang menelan biaya sebesar Rp 73.853.000. Kedua, rehabilitasi jalan lingkungan di Dusun II sepanjang 91 meter dengan anggaran sebesar Rp 19.948.000.
“Alhamdulillah, pekerjaan sudah selesai 100 persen. Dari hasil evaluasi, tidak ada kekurangan yang berarti, hanya terdapat sedikit catatan teknis yang pasti bisa segera diselesaikan oleh pihak pelaksana. Secara umum, kualitas pembangunan cukup baik dan sesuai dengan rencana,” ujar Antomi.
Ia menambahkan, keberadaan jalan lingkungan yang baru direhabilitasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Akses jalan yang baik bukan hanya memudahkan mobilitas warga, tetapi juga menunjang kegiatan ekonomi, sosial, dan pendidikan masyarakat desa. Dengan begitu, perbaikan jalan lingkungan ini akan berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan warga Suka Damai.

Antomi juga menekankan pentingnya rasa memiliki dari seluruh masyarakat desa terhadap fasilitas yang telah dibangun menggunakan dana desa tersebut. “Kami berharap agar seluruh masyarakat ikut menjaga dan merawat aset pemerintah desa ini, sehingga dapat digunakan dalam waktu yang lama dan manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua BPD Desa Suka Damai memberikan apresiasi terhadap jalannya pembangunan yang telah rampung sesuai jadwal. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam setiap tahap pembangunan desa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga monitoring. Menurutnya, dengan adanya Monev yang melibatkan unsur pemerintahan dan masyarakat, maka potensi penyimpangan dapat diminimalisir sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah desa.
Hal senada juga diungkapkan oleh tokoh masyarakat setempat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan lingkungan merupakan salah satu kebutuhan mendasar yang sudah lama dinantikan oleh warga. Dengan adanya perbaikan jalan, masyarakat kini lebih mudah beraktivitas, termasuk dalam mendukung kegiatan pertanian yang menjadi mata pencaharian utama warga Suka Damai.

Monitoring dan evaluasi pembangunan ini menjadi bukti nyata bahwa Pemerintah Desa Suka Damai berkomitmen menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk pertanggungjawaban pemerintah desa kepada masyarakat, bahwa setiap rupiah dana desa yang digelontorkan benar-benar digunakan untuk kepentingan dan kesejahteraan warga.
Dengan berakhirnya kegiatan Monev tersebut, masyarakat Desa Suka Damai kini dapat menikmati infrastruktur jalan yang lebih baik. Ke depan, pemerintah desa berharap pembangunan infrastruktur dapat terus berlanjut sesuai kebutuhan prioritas masyarakat, sehingga desa semakin maju dan mandiri. (Erwin)

