Pembangunan Gedung Rawat Inap Puskesmas Kecamatan Kumun Debai Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi

  • https://vpsforexindonesia.com/
  • https://vpsforexindonesia.com/
.

Sungai Penuh, Inspirasinews.co -Pengerjaan proyek pembangunan gedung Puskesmas Kecamatan kumun debai Kota Sungai Penuh yang dikerjakan CV jaya utama mandiri bersumber dari dana APBD Kota Sungai Penuh tahun anggaran 2022 dengan nilai kontrak sebesar 1 7 6 9 8 9 4 4 50 78 diduga tidak sesuai dengan spesifikasi dan rencana anggaran biaya, hal ini dapat dilihat dari pekerjaan tanah dan pasir  pekerjaan lantai dasar diduga menggunakan timbunan setempat bukan timbunan yang didatangkan tidak itu saja pekerjaan pondasi jenis beton diduga tidak sesuai dengan standar K200 sebagaimana tercantum dalam RAB begitu juga dengan pekerjaan pemasangan batu bata diduga pelaksana memakai batu bata yang berkualitas rendah,

Komra salah satu aktivis dan juga pengurus LSM Brajo sakti Kerinci kepada media ini Selasa 17 Januari 2023 mengungkapkan berdasarkan hasil investigasi di lapangan ditemukan adanya dugaan penyimpangan pada pelaksanaan proyek pembangunan Puskesmas rawat inap bersalin Kecamatan kumun debai Kota Sungai Penuh anggaran 2022

Munardi dan juga salah ASN aktif Di kabupaten Kerinci yang bertugas di BMKG Kerinci selaku pemborong Proyek Gedung Rawat inap bersalin di Kumun, kecamatan kumun Debai,kami melihat dan mengamati setelah rampung pekerjaan ada yang aneh,bahwa di dinding puskesmas hanya di tempel saja, begitu juga dengan anggaran dana yang di gunakan,kami minta pihak Kejari dan polres kerinci periksa Munardi sebagai pelaksana dan pemborong proyek pembangunan gedung rawat inap bersalin Kecamatan kumun debai.

Terpisah Burhanuddin salah satu aktivis juga meminta kepada pihak Kejari dan polres kerinci periksa ,saudara munardi alias Pak Gea,alias pinggkuk yang di duga kuat merugikan negara di ranah pembungan Gedung Rawat inap bersalin  ,dan dirinya juga mengharapkan Kejari dan polres kerinci panggil PPK dan konsultan pengawas dan pihak rekanan ( CV Jaya Utama Mandiri) , dan juga  sampai sekarang ini belum di serah terima. bebernya.tim(phl)

Category
Article Type