Inspirasinews.co.id - Sungai penuh tidak di Indahnya Perwako yang sudah di tetapkan oleh Walikota Sungai Penuh terkait Titik Lahan Lapak dan parkir dalam kota sungai penuh,yang berdiri di sepanjang jalan di antara seputar lapangan merdeka menganggu arus lalu lintas. Hal ini terjadi motor-motor pembeli diparkir di bahu jalan.
Seorang warga Layu (Nama Samaran) mengungkapkan awalnya pasar tersebut merupakan pasar dadakan (kaget) yang pedagangnya muncul satu-satu. Namun seiring waktu kini aktivitas pasar sudah permanen.
“Lupa kapan mulainya pasar ini. Sekarang saja namanya orang kenal pasar kaget,” terangnya.
Pantauan LSM Brajo Sakti bersam Hendri Wijaya Wartacika ,Selasa 20 6 23,barang yang dijual begitu beragam, dari bahan pakaian bekas, jasa cukur hingga menjual buah-buahan.balap balapan , sepeda Hias dll
*Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Sungai Penuh Syafrizal dikonfirmasi Selasa 20/6/23 diruang kantornya,menegaskan, pasar kaget merupakan kegiatan yang melanggar aturan.
“Itu ilegal,” ucapnya.
Di konfirmasi terkait pasar kaget tersebut Kepala Bidang Pasar Disperindag Hendra. akan mengecek langsung pasar tersebut dan Parkiran di Kota sungai penuh.
“Ada ya, wah luar biasa ini. Kami akan turun cek ke lapangan,” katanya.
Sebelumnya, ia juga menegaskan jika ada pihak yang dengan sengaja membekingi kegiatan ilegal tersebut terancam pidana. “Ada Perda-nya, Nomor 16 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Tak boleh backup-backup, pidana itu,” imbuhnya.
Kini, aktivitas pasar kaget baru yang menggunakan badan jalan muncul lagi, tepatnya di jalan Perumahan sekda dan wakil walikota Padahal,
Miris.... juga Kabid pasar Hendra sebut lapak yang ada di seputar lapangan Merdeka dikutip oleh oknum Perkim sungai penuh sebab perindag sudah tetapkan melalui perwako tempat lapak yang resmi seperti,Tanjung Bajure,Terminal,Kuliner , Beringin Raya,Kincai Plaza,pasar, hanya inilah yang bisa kami tarik sewa untuk PAD kota sungai penuh selebihnya beliau sebut pungli.
Phl

