Lebong, Inspirasinews.co.id – Kondisi infrastruktur Sekolah Dasar Negeri (SDN) 48 Kecamatan Bingin Kuning, Kabupaten Lebong, kini menjadi sorotan publik. Bangunan sekolah yang seharusnya menjadi tempat nyaman dan aman bagi anak-anak dalam menimba ilmu, justru memperlihatkan kondisi yang sangat memprihatinkan.
Seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi plafon di hampir setiap ruang kelas. Menurutnya, plafon yang sudah lapuk dan rusak berpotensi runtuh sewaktu-waktu. “Kami takut sekali jika plafon itu tiba-tiba jatuh menimpa anak-anak ketika sedang belajar. Kondisinya memang sudah sangat membahayakan,” ujarnya.
Selain kerusakan pada bagian plafon, kondisi toilet sekolah juga menjadi masalah serius. Toilet yang tidak layak digunakan membuat siswa kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka selama berada di sekolah. “Toilet sekolah sudah lama rusak dan tidak bisa digunakan dengan baik. Anak-anak sering menahan diri karena tidak ada fasilitas yang layak. Ini tentu sangat mengganggu,” tambah wali murid tersebut.

Kekhawatiran para orang tua semakin besar karena hingga kini belum terlihat adanya tanda-tanda renovasi dari pihak pemerintah daerah. Padahal, menurut mereka, SDN 48 lebih membutuhkan perhatian dibandingkan sekolah lain yang justru kondisinya masih bagus namun tetap mendapat program rehabilitasi.
“Kami melihat ada sekolah lain yang infrastruktur bangunannya masih cukup baik, tapi malah direhab. Sementara SDN 48 yang benar-benar membutuhkan renovasi dibiarkan begitu saja. Ini terasa tidak adil,” tegas wali murid tersebut dengan nada kecewa.
Para orang tua berharap Pemerintah Kabupaten Lebong melalui Dinas Pendidikan segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki kondisi sekolah tersebut. Mereka menilai, keselamatan siswa harus menjadi prioritas utama. “Kami minta Pemkab jangan tutup mata. Anak-anak kami belajar dalam kondisi bangunan yang membahayakan. Tolong segera lakukan perbaikan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” desaknya.

Selain itu, masyarakat sekitar juga mendukung penuh upaya renovasi SDN 48. Menurut tokoh masyarakat setempat, sekolah merupakan fondasi penting dalam mencetak generasi penerus bangsa. Jika kondisi sekolah dibiarkan rusak, dikhawatirkan akan berdampak pada kualitas pendidikan dan kenyamanan belajar siswa.
“Kami tidak ingin ada korban dulu baru diperhatikan. Pemerintah harus segera menindaklanjuti laporan ini. Anak-anak berhak mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Lebong belum memberikan keterangan resmi terkait rencana renovasi SDN 48. Namun masyarakat tetap berharap agar dalam waktu dekat pemerintah segera turun tangan memperbaiki fasilitas sekolah tersebut, demi keselamatan dan kenyamanan peserta didik. (Erwin)

