Badan Eksekutif Mahasiwa (BEM) Fakultas Hukum (FH) Universitas Bengkulu (UNIB) bersama kaum ibu Pasar Seluma yang tergabung dalam Forum Masyarakat Pesisir Barat (FMPB) melihat aktifitas pertambangan pasir besi PT Faminglevto Bakti Abadi di Desa Pasar Seluma Kecamatan Seluma Selatan, Jumat (24/06/2022).
Puluhan mahasiswa yang mendampingi kaum ibu Pasar Seluma meninjau langsung aktifitas pertambangan pasir besi di lokasi. Dari video yang beredar di media sosial, salah satu perwakilan mahasisawa menyebutkan bahwa, mereka menemukan adanya aktifitas pertambangan. Dalam Video itu, tampak lobang bekas penggalian berada di belakang mahasiwa.
Salah satu tokoh masyarakat Desa Pasar Seluma, Yon Naidi menyebutkan bahwa, masyarakat bersama mahasiswa tidak menggelar aksi, namun hanya memastikan adanya aktifitas pertambangan di lokasi tersebut.
“Memang beberapa mahasiwa berkunjung ke lokasi Tambang Pasir Besi, guna memastikan seberapa jauh pergerakan kerja di lokasi Tambang Pasir Besi. Hal itu terjadi kerena sampai saat ini perizinan tambang Pasir Besi belum ada kejelasan. Jadi kami masyarakat Pesisir Barat tidak akan menerima kehadiran Tambang. Selain dapat merugikan, dampak negatif yang didapat sangat fatal untuk masyarakat pesisir,” jelasnya.
Dia menambahkan bahwa, masyarakat berharap agar pemerintah mengambil langkah tegas terkait dengan adanya aktifitas pertambangan tersebut. Karena, jika terus melakukan aktifitas tanpa adanya kelengkapan dokumen izin, maka hal itu sudah melanggar aturan.
“Masyarakat sudah sepakat menolak tambang pasir besi,” tandasnya.
(Sall)

