Didampingi Bupati Sapuan, Deputi 1 KSP Tinjau Lokasi Untuk Pelabuahan

  • https://vpsforexindonesia.com/
  • https://vpsforexindonesia.com/
.

Inspirasinews.co - Deputi I Kepala Staf Kepresidenan (KSP) RI, Febry Calvin Tetelepta dan Bupati Mukomuko, H. Sapuan bersama dengan rombongan meninjau langsung lokasi untuk pelabuhan di Teramang Jaya, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Kamis, (1/7/2021).

Deputi 1 KSP RI dan Bupati Mukomuko bersama rombongan usai meninjau lokasi untuk pelabuhan langsung menuju muara pantai Teramang Jaya kemudian mendengarkan apa yang menjadi kendala yang dirasakan masyarakat di Teramang Jaya selama ini.

Deputi 1 KSP RI dan Bupati Mukomuko bersama rombongan mendengarkan kendala yang dialami oleh masyarakat Teramang Jaya yang dipaparkan oleh salah seorang tokoh masyarakat, Zul Fahni.

Zul Fahni kepada Deputi 1 KSP RI menyampaikan, kendala yang dialami masyarakat Teramang Jaya adalah setiap tahun terjadi pendangkalan (sedimentasi) di alur muara sungai disaat musim angin selatan tiba yang mengakibatkan kapal masyarakat susah keluar masuk muara.

Lanjut Zul Fahni, belum tersedianya pabrik es batu di Mukomuko sehingga para nelayan kesulitan mendapatkan es batu kebutuhkan untuk menyegarkan atau mendinginkan ikan hasil tangkapannya.

“Sementara jumlah kapal nelayan di desa Pasar Bantal, kecamatan Teramang Jaya lebih kurang 400 unit dengan ukuran 3 GT (Gross tone). Sangat membutuhkan es batu minimal 300 batang per hari. Jadi untuk mendapatkan es batu masyarakat harus menempuh jarak sekitar 250 kilo meter, karena masyarakat beli batu es itu dari Air Haji, Kabupaten Painan, Sumatra Barat. Itulah kendala yang rutin terjadi setiap tahun pak,” Papar Zul Fahni.

Lelaki mantan anggota DPRD Kabupaten Mukomuko ini juga menyampaikan, bahwa selama ini, masyarakat di Pasar Bantal ini sangat mengharapakan sekali adanya pembangunan Break Water (pemecah Gelombang) atau jeti, supaya pada saat musim angin selatan tiba, tidak terjadi sedimentasi atau pendangkalan di alur muara sungai.

“Kami sangat bangga dan mengucapkan terimakasih kepada Pak H. Sapuan, sebab baru beberapa bulan menjabat sebagai bupati mukomuko tetapi sudah bisa membawa Deputi 1 KSP ke Mukomuko untuk meninjau kendala yang terjadi di ditengah masyarakatnya. Kami juga sangat mengapresiasi Deputi 1 KSP RI yang sudah turun langsung ke Mukomuko dan sudah mendengarkan kendala yang dialami masyarakat termasuk kendala di Teramang Jaya,” imbuhnya.

Pemaparan tersebut, dipertegas kembali oleh bupati Mukomuko, H. Sapuan Kepada Deputi 1 KSP RI Febry Calvin Tetelepta. Dijelaskan oleh H. Sapuan, pembangunan Break Water sangat dibutuhkan oleh masyarakat Pasar Bantal, Kecamatan Teramang Jaya.

“Inilah nyatanya yang dialami masyarakat Teramang Jaya, selama 18 tahun sudah Kabupaten Mukomuko berdiri, namun kebutuhan es batu untuk menyegarkan hasil tangkapannya saja, masyarakat nelayan harus menempuh jarak 250 kilo meter,” jelas, H. Sapuan.

.

Menanggapi hal tersebut, Deputi 1 KSP RI, Febry Calvin Tetelepta saat dikonfirmasi mukomukonews.com, menyampaikan, pihaknya telah kontak dengan KKP dan kedepan pelabuhan di Teramang Jaya akan dibangun.

Deputi 1 KSP RI mengatakan, pihaknya akan koordinasi dengan Provinsi karena itu sudah menjadi hak Provinsi, sehingga perencanaanya juga harus dari provinsi juga proses pembangunannya kedepan.

Yang kedua lanjut Deputi 1 KSP RI, menyangkut energi listrik. Menurutnya ini akan dibicarakan lagi bagaimana supaya investor masuk untuk membangun energi listrik minimal 10 Mega Watt

“Bahan bakunya cukup banyak, Energi Baru Terbarukan (EBT) karena cangkang kelapa sawit cukup banyak kita pastikan tidak terbuang,” tuturnya.

Febry Calvin Telelpta menyampaikan, sejak tiba di Mukomuko sudah melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi.

“Sejak kemarin, kita sudah melihat Bandara, pelabuhan untuk kelapa sawit, jalan masuk ke perkebunan kelapa sawit dan ke pabrik kelapa sawit. Kita sudah tahu bahwa yang menjadi utama dari Kabupaten Mukomuko adalah CPO, jadi infrastrukturnya dulu yang perlu kita kembangkan.” Pungkas Deputi 1 KSP RI

Category
Article Type