Bengkulu, Inspirasinews.co.id – Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Bengkulu, Ny. Monika Andy Pramudya, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan melalui Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) di bawah naungan Polda Bengkulu tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi anak sekolah, tetapi juga memberikan efek ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.
Ia mengungkapkan, saat ini terdapat enam dapur SPPG yang berada di bawah tanggungan Polda Bengkulu dan telah memberdayakan tenaga kerja lokal. “Sekitar 30 persen tenaga kerja di dapur SPPG berasal dari masyarakat sekitar. Hal ini menjadi bentuk nyata komitmen kami dalam mendorong pemberdayaan ekonomi lokal,” ujar Ny. Monika dalam kegiatan talkshow Sinergitas Menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis di Polda Bengkulu, Kamis (6/11).
Selain memberdayakan masyarakat, lanjutnya, pihak Polda juga memastikan seluruh bahan pangan yang digunakan berasal dari pemasok lokal. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat rantai pasok daerah sekaligus menjaga stabilitas ekonomi di tingkat lokal. “Kami memastikan supplier bahan pangan berasal dari wilayah sekitar agar manfaat program ini tidak hanya dirasakan anak-anak sekolah, tetapi juga para pelaku usaha kecil dan petani lokal,” jelasnya.
Ny. Monika menambahkan, pengawasan terhadap dapur SPPG dilakukan secara ketat untuk menjamin mutu dan keamanan pangan. Setiap dapur memiliki perwakilan yayasan yang bertugas memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan diawasi melalui uji laboratorium secara rutin.
“Pihak yayasan berperan aktif membantu meningkatkan efisiensi dan menjamin keamanan pangan. Kami memastikan setiap menu yang disajikan memenuhi standar gizi serta layak konsumsi bagi anak-anak,” tutupnya.

